Landasan Pemikiran
Anak dilahirkan dalam keadaan seperti kertas putih. Orang tua dan lingkungannyalah yang menjadikan ia Majusi, Nasrani, atau Yahudi. Membiasakan anak dengan pendidikan yang baik dan Islami sejak kecil berarti ikut mewarnai terbentuknya anak tersebut. Jelas bahwa memilihkan lingkungan yang positif adalah amanah kita sebagai orang tua, agar kelak anak kita tetap pada fitrahnya yaitu Islam. Play Group At-Taqwa didesain untuk dapat memenuhi kebutuhan anak dalam berbagai aspeknya, yang meliputi : Lingkungan yang membiasakan anak berperilaku islami, suasana belajar yang memungkinkan anak dapat berkembang sesuai tahapannya, dan sarana bermain yang membuat anak sehat, cerdas dan ceria.

Waktu Belajar
PG dibagi menjadi 2 jenjang :

  • PG Bintang (Usia 2 tahun)
  • PG Matahari (Usia 3tahun)

Tempat Pembimbingan
Bergabung dengan lokasi TK At-Taqwa, Jl. Griya Babatan Mukti Blok J-32 Wiyung Surabaya. Dengan bergabungnya lokasi dengan TK ada 2 hal yang menguntungkan, yaitu:
a. Terbentuknya kehidupan sosial yang lebih komplek sehingga menambah pengalaman bersosial siswa lebih baik.
b. Terbentuknya hubungan kasih sayang yang berat antara kakak dan adik (TK dan PG ) sehingga sama-sama ikut memotivasi diri untuk jadi lebih baik

Sumber Daya Pengajar
Play Group dipandu 2 orang tenaga pembimbing dalam satu kelompok, yang keduanya memiliki sertifikat dan pengalaman mengajar anak-anak minimal 2 tahun. Lulus
penerimaan SDM di LPI At-Taqwa serta mendapat training sebelum ditugaskan sebagaimana pengajar yang lain.

Sistem Pendidikan
Landasan Pemikiran
Pendidikan anak diusia PG merupakan fase pendidikan terpenting dalam rentang pendidikan anak. Pada usia inilah setiap anak dibentuk karakter kepribadiannya (Habit Formation) yang mendasari tumbuh kembangnya aspek knowledge, understanding, skill, value anak dikemudian hari. Artinya bagaimana bentuk dan corak kepribadian anak yang akan dikembangkan pada pendidikan selanjutnya, tergantung dari pendidikan dasarnya Berlandaskan Pemikiran itulah maka program PG At-Taqwa menekankan (prioritas) pada aspek tertentu dalam proses pendidikannya. Penekanan mencakup sasaran pengembangan dengan prinsip dasar pendidikan sebagai berikut:
• Sasaran pengembangan: Fokus pendidikan PG yaitu KEPRIBADIAN YANG MANDIRI.
• Layanan kependidikan: Hakekat pendidikan adalah membimbing dalam bentuk LAYANAN INDIVIDUAL dan bukan LAYANAN KLASIKAL (kelompok). Artinya setiap anak harus mendapat pelayanan sesuai dengan keadaan dirinya yang unik, sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
• Prinsip dasar : Beberapa prinsip yang harus dipegang teguh adalah :
1. Sekolah adalah rumah (home) bagi anak- anak dan satu keluarga
2. Menumbuhkan rasa senang dan keceriaan anak
3. Menerima anak apa adanya.

Kemampuan anak yang menjadi fokus perhatian adalah :

  1. Kemampuan komunikasi aktif
  2. Kemampuan mengendalikan diri
  3. Kemampuan bekerja sama (team work)
  4. Kemampuan Interaksi (Peduli terhadap
    teman)

Kemampuan-kemampuan ini adalah inti dari kemampuan yang lain. Bila kemampuan ini berkembang dengan baik, kemampuan lainnya akan lebih mudah dikembangkan.

Tujuan dan Target Pendidikan PG At-Taqwa
Program kegiatan PG At-Taqwa meliputi tiga hal sebagai berikut :

A. Program Pengembangan Keimanan dan Ketaqwaan

• Mengenal Allah melalui ciptan-Nya
• Mengenal Allah melalui sifat-Nya
• Mengenal Nabi Muhammad dengan ketauladanannya

B. Pendidikan Aqidah

• Praktek Wudhu
• Praktek Sholat
• Praktek Hafalan surat pendek
• Praktek Doa-doa harian
• Praktek Hadist harian
• Praktek Kalimat thoyibah

C. Program Pembentukan Perilaku

• Intrapersonal
• Mandiri
• Pengendalian diri
• Disiplin
• Percaya diri

D. Optimalisasi Multiple Intelligences

  • Religiusitas
  • Natural
  • Linguistik
  • Body Kinestetik
  • Mathematic
  • Spatial
  • Music
  • Intrapersonal
  • Interpersonal

Program Pengembangan Kemampuan Dasar

Pengembangan kemampuan dasar meliputi : 1) Nilai dan Moral Agama, 2) Bahasa, 3) Kognitif (sains and matematika), 4) Motorik (halus dan kasar), 5) Sosial emosi anak, 6) Seni dengan menggunakan pendekatan BCCT (Beyond Centre and Circle Time) yang diaplikasikan dengan berbagai metode yang menyenangkan:

A. Sentra Persiapan / Negeri Alfabet: kemampuan scholastik anak (membaca, menulis, berhitung)

B. Sentra Balok / Negeri Arsitek : kemampuan logical mathematical anak (belajar bentuk, ruang, presisi, jumlah, memperkirakan sesuatu (estimasi)

C. Sentra Musik dan Olah Tubuh / Negeri Melodi : kemampuan jasmani (kecekatan tubuh untuk mengatasi masalah dan menghasilkan karya) dan musical anak (mengekspesikan diri lewat lagu, mengerti dan memahami musik, dan menyanyi)

D. Sentra Bahan Alam / Negeri Alam Raya: kemampuan untuk bereksperimen, mengenali dan mengklarifikasikan pengetahuan yang dimiliki dengan obyek lain yang terdapat di alam.

E. Sentra Main Peran / Negeri : kemampuan untuk membayangkan, mengimajinasikan sesuatu untuk menghasilkan sebuah karya.

Kurikulum

Perpaduan Program kurikulum Nasional dengan kurikulum keagamaan, yang direalisasikan dengan pendekatan BCCT (Beyond Centre and Circle Time) yaitu:

• Sentra Persiapan
• Sentra Balok
• Sentra Bahan Alam
• Sentra Musik dan Olah Tubuh
• Sentra Main Peran
• Sentra Microplay